Entah seberapa banyak senyumku yang terulas karena kasih sayangmu....
Entah seberapa banyak candaku yang terlontar karena kutahu kau bagaikan sahabatku...
Dan entah seberapa banyak tawaku yang tertumpah karena canda yang kau lontarkan padaku..
Tapi kini....
Entah seberapa banyak air mataku yang tertumpah karena teringat kenangan tentang hari itu...
Apa itu mimpi buruk bagiku???
Bukan... Itu bukan mimpi buruk bagiku...
19 April 1998 adalah hari kematianmu....
Dan kini....
Yang ada dalam benakku hanya satu....
Aku rindu padamu Ayah.....










Tidak ada komentar:
Posting Komentar